Cara Menjadi Reseller

Cara Menjadi Reseller – Banyak orang yang ingin membangun suatu bisnis, namun banyak sekali kendala dan rintangan untuk mencoba memulai bisnis tersebut. Salah satunya adalah kendala modal yang terbatas.

Memiliki sebuah bisnis tanpa modal atau bahkan hanya mengeluarkan modal yang terbilang sedikit, sudah menjadi salah satu keinginan semua orang, terutama dalam kondisi yang krisis ekonomi.

Menjadi reseller mungkin bisa menjadi jawabannya bagi Anda yang ingin memulai bisnis dengan modal yang pas-pasan. Menjadi reseller termasuk salah satu bisnis dengan modal kecil, namun keuntungannya cukup tinggi.

Sudah tidak aneh lagi, jika sudah banyak peminat untuk menjadi reseller. Karena modalnya yang kecil namun keuntungannya cukup tinggi dan menjanjikan.

Pengertian Reseller

Pengertian Reseller

Secara umum, reseller adalah menjual ulang barang atau produk yang sudah dibeli dari distributor atau supplier dengan harga yang lebih tinggi atau yang sudah reseller tersebut tentukan.

Dikutip dari buku karya Ahmad Syafii yang berjudul “Step By Step Bisnis Dropshipping dan Reseller”. Reseller adalah menjual kembali barang atau produk dari supplier tanpa adanya stok barang dengan komisi yang telah ditentukan sendiri atau ditetapkan oleh supplier.

Namun dalam beberapa kasus, terutama untuk reseller baru atau pemula. Biasanya mereka akan membeli stok barang jika ada pesanan, atau melakukan penyetokan barang dengan jumlah yang terbatas.

Reseller akan membeli barang dari distributor atau supplier grosir agar mendapatkan harga yang lebih murah, dan bisa menjualnya dengan harga yang lebih tinggi dari harga asli barang.

Keuntungan utama yang bisa didapatkan dari menjadi seorang reseller adalah seberapa pintarnya Anda dalam mengelola kembali penjualan barang yang sudah dibeli dari supplier.

Ditambah dengan meluasnya era digital, dan masifnya perkembangan marketplace dan media sosial. Menjadikan para pebisnis reseller mudah dalam meraih keuntungan yang lebih tinggi.

Baca juga:

Pengertian Bisnis

Cara Menjadi Seorang Reseller

Cara Menjadi Seorang Reseller

Menemukan Produk Yang Tepat

Ketika Anda ingin menjual sebuah barang atau produk, tentunya bukan hanya harga barang yang akan dilirik oleh konsumen. Kualitas barang juga menjadi point terpenting bagi konsumen.

Karena itu Anda harus bisa mencari produk yang tepat dari distributor atau supplier yang terpercaya. Jika Anda ingin menjadi reseller yang baik, Anda harus melakukan riset terhadap produk yang akan Anda pasarkan nantinya.

Cari produk dengan kualitas yang baik, agar tidak merugikan atau mengecewakan konsumen.

Melihat Pasar Dan Kompetitor

Jika Anda ingin menjadi reseller yang sukses dalam jangka waktu yang lama. Cari tahu terlebih dahulu tentang produk yang akan Anda jual, apakah produk yang akan Anda jual banyak diminati masyarakat atau tidak.

Dan sebesar apa peluang keuntungan dari produk tersebut kedepannya. Sedari awal Anda harus sudah mulai memperhitungkan untung dan rugi dari barang atau produk yang akan Anda pasarkan.

Seorang reseller juga harus memperhatikan kompetitor terhadap produk yang didapat dari supplier. Anda harus memperhatikan seberapa besar atau banyaknya kompetitor dalam menjalankan bisnis reseller.

Karena ada kemungkinan supplier atau distributor tidak memberikan atau membuka terlalu banyak reseller yang akan menjual produknya dalam satu tempat atau daerah yang sama.

Hal tersebut bertujuan agar tidak terjadinya selisih atau perang harga yang bisa saja merugikan terhadap supplier atau distributor tersebut.

Selalu Update

Barang yang sudah dipasarkan harus selalu Anda pantau. Anda harus selalu memperbarui informasi tentang produk Anda tersebut. Agar produk penjualan Anda tidak kadaluarsa dan tidak ketinggalan jaman.

Dan harus selalu konsisten dan disiplin dalam memberikan informasi tentang produk yang Anda jual. Agar konsumen bisa mengetahui jelas tentang produk Anda tersebut.

Melakukan Evaluasi

Jika bisnis Anda ingin bertahan lama, Anda perlu melakukan evaluasi terhadap penjualan Anda. Produk mana yang sekiranya terjual laku atau banyak peminatnya dan produk mana yang kurang peminatnya.

Anda harus selalu memantau terhadap penjualan produk Anda tersebut, apakah mengalami kenaikan atau penurunan. Dengan begitu kesalahan dalam penjualan produk bisa Anda tutupi dan diperbaiki dengan cepat.

Maka bisnis Anda bisa berjalan dengan lancar dan bisa terus menjadi lebih baik lagi.

Mengelola Hasil Penjualan Dengan Baik

Dan satu hal lagi yang bisa membuat bisnis Anda berjalan dengan lancar dan bertahan dalam jangka waktu yang lama adalah, Anda bisa mengelola hasil penjualan dengan baik.

Kalkulasikan hasil penjualan Anda secara berskala, mulai dari modal, keuntungan, pengeluaran promosi atau iklan, dan sebagainya. Dengan begitu Anda bisa mengantisipasi dari yang namanya kerugian dalam bisnis Anda.

Baca juga:

Bisnis Yang Menguntungkan

Cara Kerja Reseller

Cara Kerja Reseller

Untuk menjadi seorang reseller alangkah baiknya jika Anda mengetahui cara kerja atau system kerjanya juga. Sebagai seorang reseller, artinya Anda bukan hanya mengembangkan sebuah bisnis yang dikerjakan oleh Anda saja.

Kondisi seperti ini membuat Anda harus selalu ekstra hati-hati dan penuh perhitungan dalam setiap penjualannya. Tentunya Anda sudah memahami bahwa menjual kembali produk dari orang lain memang bermodalkan kecil.

Tapi jika Anda ceroboh dan salah dalam memasarkannya, bisa berujung kerugian yang malah akan Anda dapatkan. Karena itu, Anda perlu melakukan cara kerja yang hati-hati dan penuh perhitungan agar bisnis Anda tidak rugi.

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, bahwa menjadi seorang reseller keuntungannya didapat dari produk yang dibeli dari supplier atau distributor, kemudian dijual kembali dengan harga yang lebih tinggi.

Contoh misalnya. Anda membeli sebuah produk dari salah satu supplier atau distributor. Misalnya kaos, harga satu kaos dari supplier tersebut adalah Rp.50,000, lalu Anda jual kembali dengan harga Rp.70,000.

Jadi keuntungan yang Anda dapat tergantung harga jual yang Anda tentukan, tentunya Anda juga harus memperhatikan kualitas dari produk tersebut. Jika kualitas produk tersebut bagus, Anda bisa menjualnya dengan harga yang lebih tinggi lagi.

Karena itu sangat direkomendasikan agar Anda mencari supplier atau distributor yang menjual produk dengan kualitas yang baik. Jika perlu Anda bisa langsung mengunjungi tempat supplier tersebut.

Lalu, Anda bisa melihat sendiri bagaimana cara supplier atau distributor tersebut membuat produk yang dihasilkannya. Jika sudah yakin, Anda bisa langsung melakukan negosiasi terhadap penawaran harga dengan supplier.

Sangat baik bagi Anda, jika Anda bisa mendapatkan penawaran harga yang cukup bagus dari supplier. Tentu Anda dapat menjual harga tersebut lebih tinggi lagi dari harga sebelumnya, dan bisa mendapatkan keuntungan yang lebih tinggi lagi.

Jika semua itu sudah Anda lakukan, Anda tinggal melakukan pemasaran dengan rajin secara online maupun offline. Pastikan bahwa Anda menjual produk dengan pemasaran yang tepat yang sesuai dengan produk yang Anda jual.

Baca juga:

Usaha Kecil Menengah

Syarat Menjadi Seorang Reseller

Syarat

Sudah banyak orang yang ingin mencoba membangun serta menjalankan sebuah bisnis dan meraih kesuksesan dengan bisnis tersebut. Tapi perlu disadari juga bahwa kesuksesan tidak datang dengan sendirinya, perlu usaha serta perjuangan dalam mencapainya.

Begitu juga dengan bisnis menjadi seorang reseller, Tidak semua orang bisa menjadi sorang reseller dengan asal-asalan. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi agar bisa menjadi seorang reseller yang sukses.

Berikut beberapa syarat untuk menjadi seorang reseller :

Melakukan Riset Tren Dan Target Market

Sekarang ini menjadi seorang reseller sudah banyak sekali peminatnya. Seperti yang sudah diketahui, bukan hanya tergiur karena modalnya yang kecil. Namun, banyak juga yang tertarik karena melihat reseller lain yang sudah sukses dalam menjual produk tertentu.

Karena melihat produk reseller lain laris di pasaran, semua orangpun menjadi tertarik ingin mencoba menjual jenis produk yang sama. Akibatnya, membuat persaingan dalam bisnis reseller tersebut menjadi banyak dan sulit untuk berkembang.

Menjual produk yang sudah terbukti laris di pasaran memang membuat semua orang tergoda. Namun, seharusnya sebelum memulai untuk mencoba memasarkan produk yang sama.

Perlu dilakukan riset kecil-kecilan agar dapat mengetahui kualitas produk tersebut dan agar mengetahui apakah produk tersebut masih memiliki prospek yang bagus atau tidak pada waktu yang mendatang.

Dan perlu diketahui juga sampai berapa lama produk tersebut akan diminati orang, dan perhatikan juga kompetitornya agar tidak merugi akibat pasar yang sudah sangat jauh.

Memilih Supplier Yang Professional

Jika Anda sudah menentukan jenis produk yang nantinya akan Anda jual. Selanjutnya Anda tinggal mencari supplier yang sesuai, yang nantinya akan memasok barang kepada Anda.

Anda tidak bisa asal-asalan atau ceroboh dalam bekerja sama dengan supplier, Anda perlu dengan cermat dalam menentukan supplier. Karena hal ini bisa sangat mempengaruhi kelangsungan bisnis Anda sebagai reseller.

Carilah supplier dengan baik yang memiliki ciri sebagai berikut :

  • Produknya selalu up to date dan berkualitas.
  • Memiliki banyak varian dan stoknya terjamin.
  • Harga jual sesuai dengan kualitas dan banyak peminat.
  • Sudah menjalankan bisnis minimal 10-12 bulan.
  • Memiliki banyak reseller dan bertanggung jawab.
  • Memberikan kemudahan kepada reseller untuk menjalankan bisnisnya, seperti menyediakan program diskon khusus, katalog online, serta bersedia dalam menangani komplain dari konsumen.

Memiliki Produk Knowledge Yang Baik

Jika Anda tidak ingin kehilangan citra baik Anda di mata konsumen, Anda harus benar-benar mengetahui terlebih dahulu seluk-beluk dari produk yang akan Anda jual.

Banyak juga para reseller yang menjual produk dengan asal-asalan, yang bahkan dia sendiri tidak tahu bagaimana kualitas dari produk yang dijualnya. Karena hal itu banyak konsumen yang merasa kecewa dan berpaling kepada toko yang lain.

Disiniliah pentingnya Anda harus memiliki pengetahuan tentang produk (produk knowledge) yang baik. Akan lebih baik lagi, jika Anda membeli dan mencoba sendiri produk yang nantinya akan Anda jual.

Menentukan Harga Yang Tepat

Biasanya supplier atau distributor selalu mematok harga yang seragam terhadap para resellernya. Namun, ada juga yang memberikan kebebasan dalam menentukan harga jualnya sendiri.

Hal ini sebenarnya bisa sangat menguntungkan bagi reseller, karena bisa mematok harga yang benar-benar pas dalam penjualan. Akan tetapi, Anda jangan pernah lupa untuk selalu berhati-hati dalam memasang harga jual.

Anda juga harus selalu melihat harga pasaran dari produk tersebut, agar tidak memasang harga yang terlalu tinggi. Jangan terlalu egois hanya demi mengejar keuntungan yang besar, Anda juga harus menyesuaikan dengan kualitas produk tersebut.

Memberikan Pelayanan Terbaik

Sudah pasti dalam dunia kerja, terutama pekerjaan yang berhubungan kontak langsung dengan para pelanggan harus selalu bisa memberikan pelayanan yang terbaik terhadap mereka..

Begitu juga dengan seorang reseller, pelayan terbaik terhadap pelanggan juga menjadi salah satu kunci utama dalam meraih kesuksesan menjadi seorang reseller.

Jadi tugas seorang reseller bukan hanya membeli sebuah produk lalu menjualnya. Tapi Anda juga harus tahu bagaimana cara memanjakan, membuat nyaman, dan berprilaku baik kepada para pelanggan Anda tersebut.

Berikut beberapa contoh bentuk pelayanan yang baik kepada pelanggan :

  • Memberikan informasi produk yang sesuai dan jujur.
  • Gunakan bahasa yang baik serta sopan, agar konsumen merasa nyaman saat berkomunikasi dengan Anda.
  • Menjawab setiap pertanyaan konsumen dengan cepat, sabar dan jelas.

Kelebihan Dan Kekurangan Menjadi Seorang Reseller

Kelebihan Dan Kekurangan

Semua bisnis rata-ratanya pasti memiliki keuntungan serta kekurangannya masing-masing. Begitu pun dengan menjadi sorang reseller, ada keuntungan dan kekurangan yang harus Anda ketahui.

Kelebihan Menjadi Seorang Reseller

Berikut beberapa kelebihan yang akan Anda dapatkan ketika menjadi seorang reseller:

  • Dapat menjual kembali barang yang sudah ada tanpa harus memproduksi barang sendiri.
  • Bisa dilakukan meski modal pas-pasan atau terbatas.
  • Termasuk ke dalam bisnis yang mudah dan simpel untuk dilakukan.
  • Bisa dilakukan secara online maupun offline.
  • Terkadang keuntungannya tinggi, namun terkadang juga keuntungannya kecil (tergantung skill penjualannya).
  • Bisa mengelola stok barang sesuai keinginan, tanpa perlu bergantung kepada supplier soal stok barang.
    Resiko kegagalan bisnis relatif lebih kecil

Kekurangan Menjadi Seorang Reseller

Sedangkan kekurangannya yang akan Anda dapatkan ketika menjadi seorang reseller adalah sebagai berikut :

  • Sudah banyaknya para pesaing atau kompetitor dalam menjadi seorang reseller.
  • Terkadang keuntungannya tinggi, namun terkadang juga keuntungannya kecil (tergantung skill penjualannya).
  • Harus bisa selalu sabar dalam menghadapi konsumen (terutama komplain).
  • Harus bisa mengatur stok barang dengan benar dan cermat.
  • Harus memiliki tempat yang cukup untuk penyimpanan stok barang.
  • Harus selalu sigap atau mempunyai waktu yang cukup luang, untuk memantau penjualan dan sebagainya.

Jadi itulah beberapa kelebihan dan kekurangan yang akan Anda dapatkan ketika menjadi seorang reseller.

Jika Anda sudah siap untuk menjadi seorang reseller, maka Anda juga harus bisa menerima segala bentuk kelebihan dan kekurangannya.

Tips Menjadi Reseller Sukses Untuk Pemula

Tips Menjadi Reseller Sukses Untuk Pemula

Jika Anda sudah benar-benar memahami tentang menjadi seorang reseller, dan jika Anda sudah benar-benar yakin ingin mencoba menjadi seorang reseller.

Sekarang Anda tinggal mencoba beberapa tips menjadi seorang reseller yang sukses yang akan kami bagikan kepada Anda, terutama bagi Anda yang pemula.

Berikut beberapa tips menjadi seorang reseller sukses untuk pemula yang bisa Anda coba :

Carilah Produk Yang Banyak Diminati/Tren Di Masyarakat

Carilah supplier yang memproduksi produk yang banyak diminati/tren di masyarakat, karena akan membuat Anda lebih mudah dalam pemasaran.

Produk yang nantinya Anda jual kembali pun akan dengan mudah laris, dengan begitu kerugian yang akan Anda dapatkan nantinya relatif kecil atau bahkan hampir tidak ada.

Produk Yang Berkualitas

Bukan hanya tren di masyarakat, produk yang Anda jual juga harus berkualitas. Apalagi jika produk yang Anda menjual menyangkut soal kesehatan para konsumen.

Agar bisnis Anda berjalan dengan lancar, pastikan produk yang Anda jual memiliki kualitas yang baik. Akan lebih baik jika Anda mencobanya sendiri produk yang akan Anda jual tersebut.

Carilah Supplier Yang Dapat Dipercaya

Anda harus mencari supplier atau distributor yang dapat dipercaya, karena hal tersebut sangat mempengaruhi kelangsungan bisnis Anda dalam jangka waktu yang panjang.

Tentukan Target Pasar Yang Tepat

Jika Anda tidak tahu apa itu target pasar. Target pasar adalah kelompok atau kumpulan pelanggan yang menjadi sasaran sebuah perusahaan agar membeli produk yang dijual.

Sesuaikan pemasaran Anda dengan produk yang akan Anda jual ke para calon konsumen Anda tersebut.

Publish Iklan Atau Promosi Secara Konsisten

Pastikan agar para konsumen Anda selalu melihat produk yang Anda tawarkan. Jika Anda melakukan penjualan secara online, posting produk Anda dan berikan informasi yang sesuai secara rutin.

Setelah itu Anda tinggal melakukan promosi atau publish iklan terhadap produk tersebut. Anda mungkin harus sedikit mengeluarkan uang untuk melakukan promosi secara online.

Namun hal tersebut sangat efektif untuk menambah penjualan produk Anda tersebut. Setelah Anda melakukan promosi berbayar, produk yang Anda jual akan berada pada tab atas halaman sosial media tersebut.

Sehingga hal tersebut membuat produk yang Anda tawarkan lebih mudah untuk diketahui atau dilihat oleh para konsumen.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top