Hasbunallah Wanikmal Wakil Nikmal Maula Wanikman Nasir Arab

Dalam menjalani hidup, nggak jarang kita mendengar ungkapan  hasbunallah wanikmal wakil nikmal maula wanikman nasir. Dan kadang, kamu pengen menulis hasbunallah wanikmal wakil nikmal maula wanikman nasir Arab. Ia kan?

Tapi harus tertunda hanya karena kamu takut salah dan nggak tahu tulisannya gimana. Hayo ngaku! Siapa yang selama ini ngalamin hal tersebut.

Tapi tenang deh, karena kali ini kami bakal negahas gimana sih tulisan hasbunallah wanikmal wakil nikmal maula wanikman nasir Arab.

Sehingga, begitu selesai baca artikel ini, kamu sudah bisa menulisnya sendiri. Baik ditulis buat dipajang di dinding rumah sebagai pengingat diri, atau bahkan untuk status di media social.

Hasbunallah Wanikmal Wakil Nikmal Maula Wanikman Nasir Arab

Hasbunallah Wanikmal Wakil Nikmal Maula Wanikman Nasir Arab
jumanto.com

Sebenarnya, apa sih kegunaan mengetahui tulisan arab hasbunallah wanikmal wakil nikmal maula wanikman nasir? Kalau menurut saya pribadi, alasannya sederhana.

Pertama, karena memang aslinya berbahasa Arab, dan yang kedua, karena ketika kita hanya mengetahui tulisan Indonesia atau latinnya saja, sangat rentan kesalahan.

Hal ini dikarenakan masih banyak yang menulis latin tanpa menggunakan transliterasi. Yang pasti akan membuat pembacaannya salah. Gitu ya.

Nah, bagaimana hasbunallah wanikmal wakil nikmal maula wanikman nasir Arab? Perhatikan penulisannya berikut:

حَسْبُنَا اللهُ وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ نِعْمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيْرُ

Hasbuna Allȃh wa ni’ma al-wakīl, ni’ma al-maulȃ wa ni’ma al-nashīr.

Cukuplah hanya Allah penolongku. Sebab Ia adalah sebaik-baik pelindung, dan sebaik-baik penolong. Tiada daya dan tidak ada kekuatan melainkan pertolongan Nya yang Maha Tinggi lagi Maha Agung.

Tulisannya seperti itu ya. Kamu bisa memperhatikan huruf apa saja yang digunakan. Nah sebenarnya, ungkapan ini berasal darimana sih?

Mungkin, sebagian di antara kamu masih ada yang belum tahu, bahwa hasbunallah wani’mal wakil ini merupakan salah satu firman Allah yang bisa kamu dapati di dalam surah ali-Imran ayat 173 yang berbunyi:

الَّذِينَ قَالَ لَهُمُ النَّاسُ إِنَّ النَّاسَ قَدْ جَمَعُوا لَكُمْ فَاخْشَوْهُمْ فَزَادَهُمْ إِيمَانًا وَقَالُوا حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ

Alladzīna qȃla lahumu al-nȃsu inna al-nȃsa qad jamaū lakum fakhsyauhum fazȃdahum īmȃnan wa qȃla ḥasbunallȃhu wa ni’ma al-wakīl.

“Orang-orang yang mentaati Allah dan Rasul Nya, yang di antara mereka terdapat orang yang berkata,’Sesungguhnya, manusia sudah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada merela’. Ungkapan tersebut bukannya membuat mereka gentar, melainkan menambah keimanan mereka, lalu mereka berkata, ‘hasbunallah wani’mal wakil, cukuplah Allah menjadi penolong kami, dan ia adalah sebaik-baiknya penolong’.”

Ibn ‘Abbas mengatakan, bahwa hasbunallah wani’mal wakil merupakan ungkapan Nabi Ibrahim tatkala beliau akan dilemparkan ke dalam api karena ketahuan menyembah Allah dan menghancurkan sesembahan kaumnya waktu itu.

Sementara Rasulullah mengungkapkan kalimat tersebut dengan:

إِنَّ النَّاسَ قَدْ جَمَعُوا لَكُمْ فَاخْشَوْهُمْ فَزَادَهُمْ إِيمَانًا وَقَالُوا حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ

Inna al-nȃsa qad jama’ū lakum fakhsyauhum fazȃdahum īmȃnan wa qȃlū ḥasbunallȃhu wa ni’ma al-wakīl.

“Sesungguhnya, manusia sudah mengumpulkan seluruh pasukannya untuk menyerang kamu, maka takutlah kepada mereka. Perkataan ini menambahkan keimanan mereka, lalu mereka menjawab, hasbunallah wani’mal wakil, cukuplah Allah penolong bagi kami, dan ia adalah sebaik-baik penolong.”

Hadis ini bisa kita temui di dalam kitab Shahih nya Imam Bukhari, pada hadis nomor 4563.

Baca juga:

Inalilahi Wainalilahi Rojiun

Arti Hasbunallah Wani’mal Wakil

Seluruh ayat-ayat al-Quran mempunyai maknanya masing-masin. Termasuk makna dari surah al-Imran ini.  Jika diartikan secara harfiyah ataupun secara bahasa, maka akan ditemukan berbagai macam penafsiran.

Namun begitu diartikan secara substansi, atau secara makna, maka nyaris seluruh ulama memberikan pemaknaan yang sama.

Ayat hasbunallah wani’mal wakil ini menjadi salah satu dzikir yang bisa kamu baca kapanpun. Bahkan, ia merupakan dzikir yang cukup dianjurkan.

Meskipun hanya berupa ungkapan yang singkat, namun siapa sangka, jika dzikir satu ini mempunyai makna yang sangat dahsyat, dan sangat luar biasa. Karena merupakan bentuk tawakkal seorang hamba atas ketetapan dari Rabb nya.

Ibn al-Jauzi di dalam kitab Zȃdul Maīrnya mengatakan, bahwa makna atau arti hasbunallah adalah ‘Hanya Allah yang akan mencukupi semua urusan mereka.’ Sementara al-Faro memaknai kata al-wakil sebagai orang yang mencukupi.

Ibn Qutaibah mengatakan, makna kata al-wakil ialah yang mempunyai tanggungjawab, atau yang akan menjamin. Al-Khattabi mengartikan al-wakil sebagai penanggungjawab atas rizki, dan juga segala kebaikan bagi seluruh alam.

Di dalam tafsir Jalalain, makna hasbunallah wani’mal wakil adalah Allah yang akan mencukupi segala urusan mereka, karena Allahlah sebaik-baik penolong dalam segala urusan,

Pemakaan yang terdapat di dalam tafsir Jalalain sama seperti tafsir yang ada di dalam kitabnya Syaikh al-Sa’ad. Yang memaknainya sebagai Allahlah yang akan mencukupi segala urusan mereka.

Sementara makna dari ni’mal wakil ialah Allah adalah sebaik-baik penolong atau tempat bersandar dari segala perkara.

Syaikh al-Imam al-‘Arif berkata, bahwasanya, hadis:

إِنَّ النَّاسَ قَدْ جَمَعُوا لَكُمْ فَاخْشَوْهُمْ فَزَادَهُمْ إِيمَانًا وَقَالُوا حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ

Inna al-nȃsa qad jama’ū lakum fakhsyauhum fazȃdahum īmȃnan wa qȃlū ḥasbunallȃhu wa ni’ma al-wakīl.

“Sesungguhnya, manusia sudah mengumpulkan seluruh pasukannya untuk menyerang kamu, maka takutlah kepada mereka. Sehingga perkataan ini menambahkan keimanan mereka, lalu mereka menjawab, hasbunallah wani’mal wakil, cukuplah Allah penolong bagi kami, dan ia adalah sebaik-baik penolong.”

Hadis ini adalah isyarat dari Rasulullah kepada sahabatnya, agar mereka kembali kepada Allah, dan bersandar hanya kepada Nya. Tak ada daya dan juga kekuatan selain dari Allah.

Sehingga, kata hasbunalla itu sendiri adalah ungkapan kesungguhan, bahwa seorang hamba benar-benar sangat membutuhkan Allah. Dan tidak akan pernah ada yang namanya ‘keselamatan’ melainkan dari Allah. Bahkan, tidak akan ditemukan tempat berlari selain kepada Allah.

Sebagaimana yang disebutkan di dalam firman Nya, di dalam quran surah al-Dzariyat ayat 50.

فَفِرُّوا إِلَى اللَّهِ إِنِّي لَكُمْ مِنْهُ نَذِيرٌ مُبِينٌ

Fafirrū ilȃ Allȃh innī lakum minhu nadzīrun mubīn.

“Maka bersegeralah kembali kepada Nya. Sesungguhnya, Aku seorang pemberi peringatan yang nyata dari Allah bagimu.”

Tafsir lain dari ayat hasbunallah wani’mal wakil ini ialah dulunya, ada sekelompok kaum Quraisy yang musyrik. Saat itu, mereka telah menyiapkan sebuah pasukan yang sangat besar.

Tujuannya adalah untuk menyerang umat Islam. Terdapat beberapa pendapat, bahwa saat itu, pasukan kaum quraisy musyrikin ini dipimpin atau dibawah komandonya Abu Sufyan.

Sehingga, seluruh umat muslim diperintahkan agar ekstra hati-hati. Peringatan dan ungkapan dari lawan akhirnya menjadikan para kaum muslimin lebih yakin terhadap kekuatan dan pertolongan Allah.

Mereka lantas meyakini, bahwa janji Allah akan kemenangan itu pasti. Dengan keyakinan ini mereka membulatkan tekadnya untuk melawan, lalu mengucapkan hasbunallah wani’mal wakil. Cukuplah Allah saja pelindung kami.

Dari berbagai pendapat di atas, dapat disimpulkan, bahwa para ulama mengartikan kata ‘al-wakil’ dengan makna yang sama.

Tidak ada perbedaan pendapat di dalamnya. Maka sangat jelas, bahwa kita hanyalah hamba yang lemah. Di mana, dalam menjalani setiap lika-liku hidup ini kita sangat membutuhkan uluran tangan Allah.

Baca juga:

Ya Muqollibal Qulub

Hanya Allah yang Akan Mencukupi

freedomsiana.id

Makna terbesar dari hasbunalla wani’mal wakil adalah mempercayai, bahwa Allah adalah satu-satunya penolong.

Terkait dengan ‘hasbunallah’ atau pertolongan Allah ini, terdapat pula ayat lain yang mempunyai makna sama, yaitu di dalam Quran surah al-Thalaq ayat 3.

Bunyi dari Qs. AL-Thalaq ini sudah sangat familiar di telinga kita. Yaitu:

وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ

Wa man yatawakkal ‘alȃ Allȃhi fa huwa ḥasbuhu.

Dan barang siapa yang bertawakkal kepada Nya (Allah), maka Allah pasti akan mencukupkan segala keperluannya.

Dalam hal ini, Imam Qurthubi mengatakan, ‘Barang siapa yang bersandar atau menyandarkan segala keperluannya, maka Allah akan pasti akan memberikan kecukupan segala urusannya.’

Rasulullah bersabda:

مَنْ تَعَلَّقَ شَيْئًا وُكِلَ إِلَيْهِ

Man ta’allaqa syai’an wukila ilaihi

“Barang siapa yang menyandarkan dirinya kepada sesuatu, maka hatinya akan dipasrahkan kepadanya.”

Hadis ini terdapat di dalam kitab Imam Tirmidzi, dengan nomor hadis 2072. Syaikh al-Albani menilai bahwa hadis ini hasan.

Makna dari hadis ini cukup jelas ya. Di mana, ketika seorang hamba bersandar kepada hamba lain, maka Allah akan menjadikan makhluk tadi sebagai sandarannya.

Sehingga segala perkara atau urusannya pasti akan menjadi sulit. Lagipula untuk apa bersandar kepada makhluk yang tidak bisa melakukan apapun? Ia kan?

Maka, sudah seharusnya kita bersandarkan, menyandarkan segala urusan kita hanya kepada Allah saja. Bukan yang lain.

Karena ketika segalanya sudah kita sandarkan kepada Allah, segalanya akan menjadi lebih mudah. Hatipun akan lebih damai dan tenang.

Baca juga:

Doa Sebelum Adzan

Dahsyatnya Hasbunallah Wanikmal Wakil Nikmal Maula Wanikman Nasir Arab

freedomnesia.id

Jika kita kembali dengan melihat sejarah, maka kita akan senantiasa rajin berdzikir dengan dzikir yang sederhana ini.

Karena sudah diamalkan oleh nabi dan juga orang-orang yang shaleh terdahulu. Orang-orang terdahulu telah menjadikan Allah sebagai sandaran segala perkara atau persoalan hidupnya.

Baik ketika ditimpa musibah, atau diterpa dengan banyak fitnah. Hanya Allah bagi mereka. Sehingga permasalahan tersebut diatasi dengan berdzikir, seraya mengatakan, hasbunallah wani’mal wakil.

Dengan keyakinan penuh, bahwa Allah akan menolong mereka. Jika kita perhatikan secara mendalam, maka dzikir yang indah ini mengandung makna yang besar.

Yakni makna atau nilai-nilai tauhid, nilai-nilai hanya mengesakan Allah saja. Hanya Allah sajalah tempat kita bersandar dan meminta pertolongan.

Tidak akan ada tempat lain selain Dia. Berikut adalah beberapa dahsyatnya hasbunallah wani’mal wakil, ni’mal maula wani’man nasir Arab.

  • Menambah Ketakwaan

Tentu, dengan senantiasa meyakini bahwa Allah adalah satu-satunya penolong dan penyelamat akan menambah ketakwaan seorang hamba.

Dan dengan ketakwaan ini akan melahirkan banyak hal baik dalam hidup. Seperti lebih tenang dalam menghadapi berbagai masalah di depan.

Tidak pernah takut dengan permasalahan, sebesar apapun. Sebab tahu, bahwa ada Allah yang akan membantu menyelesaikannya.

  • Bentuk tawakkal

Setelah berusaha sekuat tenaga, seorang hamba diminta untuk bertawakkal. Karena berhasil atau tidak usaha yang telah kita lakukan, hasilnya tetap ada di tangan Allah.

Maka, ungkapan hasbunallah wani’mal wakil ini mengandung makna tawakkal yang luar biasa. Dengan tawakkal, maka kamu akan menerima, lalu menyerahkan segalanya hanya kepada Allah saja.

  • Solusi Segala Masalah

Setiap masalah pasti memiliki solusi. Dan ketika segala solusi seolah tidak juga membuahkan hasil, mungkin kamu lupa dengan dzikir ini.

Kamu lupa menyandarkan segala masalah kepada Allah. Maka, tatkala sedang dilanda segala macam bentuk persoalan hidup, berdzikirlah.

Ingatkan lagi hati kamu dengan hasbunallah wani’mal wakil. Bahwa satu-satunya yang bisa menolong kamu hanya Allah.

Jadi sudah sangat jelas ya, bahwa dzikir sekaligus doa ini merupakan tempat berlindungnya seorang hamba kapanpun.

Terutama ketika sedang berada di kondisi yang yang sangat payah, genting, dan krisis. Dzikir satu ini bahkan akan lebih kuat dibadingkan dengan materi dan juga hal duniawi lainnya

Hasbunallah wani’mal wakil adalah tempat manusia bertumpu di balik segala permasalahan yang tidak ada habisnya. Bahkan, ia bisa menjadi hiburan bagi orang yang beriman ketika diuji dengan banyak masalah.

Baca juga:

Tanda Baca Huruf Hijaiyah

Maka, ketika kamu tengah dilanda segala macam cobaan, cobalah duduk tenang, dan katakan, hasbunallah wani’mal wakil, ni’mal maula wani’man nashir.

Ungkapkan perlahan dan dengan keyakinan penuh, bahwa Allah akan memberikan solusi. Allah akan menolong, sebab Dia adalah sebaik-baik penolong.

Dengan dzikir ini, setan tidak akan masuk. Ia tidak akan mempunyai tempat menggoda kamu agar melakukan hal-hal yang dilarang oleh Allah.

Dalam hal ini, Nabi Ya’qub berkata, sebagaimana yang ada di dalam Quran surah Yusuf ayat 86.

إِنَّمَا أَشْكُو بَثِّي وَحُزْنِي إِلَى اللَّهِ

Sesungguhnya, hanya kepada Allahlah ku adukan segala kesusahan dan kesedihan.

Jika para nabi dan rasul saja menyerahkan segala permasalahannya kepada Allah, lantas bagaimana dengan kita yang hanya manusia biasa ini?

Apakah kita akan menyombongkan diri dengan melepaskan diri dari Nya? Na’udzubillah. Ketika kita telah menyerahkan dan menyandarkan segalanya kepada Allah, maka ada banyak hal yang kita dapatkan.

Sebagaimana yang terdapat di dalam Quran surah al-Imran ayat 174.

فَانْقَلَبُوا بِنِعْمَةٍ مِنَ اللَّهِ وَفَضْلٍ لَمْ يَمْسَسْهُمْ سُوءٌ وَاتَّبَعُوا رِضْوَانَ اللَّهِ وَاللَّهُ ذُو فَضْلٍ عَظِيمٍ

Fanqalabū bini’mati mina Allȃh wa fadhli yamsashum sūu wattabaū ridhwȃn Allȃh wallȃhu dzū fadhlin ‘adzīm.

Mereka kembali dengan kenikmatan dan karunia yang besar dari Allah. Mereka tidak akan mendapatkan bencana apapun. Mereka mengikuti ridha Allah, dan Allah memiliki karunia yang sangat besar.

Dari ayat tersebut, seseorang yang mengamalkan dan senantiasa mengungkapkan hasbunallah wani’mal wakil ni’mal maula wani’man nasir akan mendapatkan balasan.

Yang berupa, karunia, kenikmatan, akan dihindarkan baginya segala keburukan, hingga mengikuti keridhaan Nya, dan akan diberikan ridha oleh Allah.

Namun perlu kamu pahami, bahwa makna dari menyerahkan segala urusan atau perkara kepada Allah adalah ketika kamu telah berikhtiar dan berdoa.

Apabila kamu hanya berharap pertolongan Allah saja dengan tidak berusaha sama sekali, tentu Allah akan enggan memberikan pertolongan kepada kamu.

Sama seperti pasukan-pasukan perang yang dimenangkan oleh Allah. Apakah mereka hanya berdiam saja, kemudian dimenangkan langsung oleh Allah? Tentu tidak.

Ada usaha luar biasa di sana. Mereka berikhtiar sekuat tenaga demi mendapatkan kemenangan.

Demikian pembahasan seputar hasbunallah wani’mal wakil ni’mal maula wani’man nasir arab, plus beberapa hal yang berkaitan dengannya.

So, mulai saat ini, yuk mengamalkan dzikir hasbunallah wani’mal wakil ni’mal maula wani’man nasir. Dan senantias menyerahkan segala urusan kita kepadanya.

Baik yang besar maupun kecil, dan mengiringinya dengan ikhtiar yang sebenar-benarnya, dan doa terbaik yang bisa kita panjatkan.

Semoga Allah memudahkan semua urusan kita. Wallahua’lam.

Semoga bermanfaat.

Baca juga:

Tanda Baca Dalam Alquran

1 komentar untuk “Hasbunallah Wanikmal Wakil Nikmal Maula Wanikman Nasir Arab”

  1. Pingback: √ Mengenal Tanda Baca Dalam Al-Quran (Lengkap) Tanwin, Sukun Dll

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top